Rabu, Mei 07, 2008

The Party!

Minggu 4 Mei 2008 lalu kami merayakan ulang tahun Ara dengan mengundang sepupu-sepupunya (semua dari kakak-kakak gue, karena Tia sampai saat ini belum punya keponakan …). Jam 9.30, gue dan Tia pergi ke toko kue untuk mengambil kue tart pesanan kita (meski hujan turun dengan derasnya, kami terus melaju ke sana demi mendapatkan sebuah kue ulang tahun spesial buat Ara). Dari sekian banyak pilihan yang ada, kita sengaja pilih yang berwarna pink, warna favorit Ara. Setelah balik dari toko kue, gue dan Tia bersiap untuk kembali menyusuri jalan ke Pasar Festival.

Sesampai di Pasar Festival, ternyata nyokap yang ditemenin kakak-kakak gue dan beberapa orang keponakan udah sampe duluan. The birthday girl, yang berangkat dengan mobil bareng neneknya (plus buyut dan nenek lainnya dari Surabaya yang lagi nginep di Jakarta) serta adik dan adik ipar Tia, belum sampe, karena harus berhenti dulu di tengah jalan untuk mengurus muntahan Ara (repot deh, setiap kali naik mobil, pasti Ara mabok, persis mamanya …). Gak lama kemudian Ara dan rombongannya dateng dan setelah berbasa-basi sebentar, kita pun segera masuk ke restoran untuk merayakan ulang tahun Ara.

Ritual resmi ulang tahun dimulai dengan menyalakan lilin di atas kue tart. Selagi gue berusaha nyalain lilin, Ara gak berhentinya nyolekin kue itu buat dia jilat. Setelah lilin menyala, salah seorang kakak gue memimpin doa dan akhirnya sampe juga ke acara yang ditunggu-tunggu Ara: tiup lilin sambil diiringin lagu Selamat Ulang Tahun! Setelah itu Ara pun dibanjiri kado dan ciuman dari semua sepupunya yang disambut oleh Ara dengan senyum manis dan ucapan terima kasih.

Begitu ritual ulang tahun kelar, semua orang pun bergegas menyerbu makanan yang tersedia di Hartz Chicken Buffet. Gue emang sengaja cari restoran all-you-can-eat mengingat keponakan-keponakan gue punya perut karet semua. Dan ternyata … Anak gue juga gak jauh beda dari mereka. Setiap kali dia lihat orang datang membawa makanan, dia minta makanan yang sama. Begitu terus, gak henti-henti. Salah seorang abang gue, yang umur anaknya Cuma beda 1 ½ tahun dengan Ara, begitu takjub, karena anaknya punya nafsu makan yang jauh beda dari Ara.

Karena waktu kunjungan dibatesin cuma 2 jam dan perut juga udah kenyang dengan semua jenis makanan yang disediain di meja saji, kami pun bubar jalan pulang ke rumah masing-masing …. Mudah-mudahan kita bisa kumpul lagi taon depan!


Rabu, April 30, 2008

Empat Tahun Sudah

Seperti biasa, gue dan Tia ngebangunin Ara pas jam 5:30 pagi. Tapi, hari ini ada yang spesial. Ya, ini memang hari spesial buat Ara. 30 April 2008 ini dia genap empat tahun! Pelan-pelan kita bangunin si birthday girl. Begitu dia buka mata, bergantian kita kasih cium berkali-kali di pipi kiri dan kanan sambil bilang selamat ulang tahun.

Gue gendong Ara keluar kamar dan pindah ke ruang keluarga. Kalo pada hari-hari biasa, Ara pasti langsung minta disetelin TV buat nonton program kesayangannya di TV7: Tom and Jerry. Karena ini hari special, bairpun dia minta disetelin TV, gue gak setelin dan gantinya Tia datang dengan hadiah spesial yang udah kita siapin dari hari Minggu sebelumnya. Priceless banget deh momennya waktu Ara ngeliat hadiah di tangan Tia: rumah-rumahan mainan warna pink, lengkap dengan segala perabotannya. Ara udah lama minta dibeliin karena ada anak tetangga yang punya rumah-rumahan kayak gitu.

Setelah mengucapkan terima kasih dan cium pipi kita berdua, perhatian Ara langsung beralih ke hadiah ulang tahun dari kami berdua. Bertiga kita set-up rumah-rumahan itu, termasuk nempelin stiker-stiker gambar di setiap perabotannya dan dinding rumah-rumahan itu. Beberapa menit kemudian, Ara pun mulai tenggelam dalam khayalannya. Sayang, pas jam 6:00 gue harus buru-buru berangkat ke kantor, walau pun hati masih kepengen banget terus main bareng Ara dan Tia.



Seperti tahun-tahun lalu, ulang tahun Ara akan dirayain di Harzt Chicken Pasar Festival Kuningan dengan mengundang semua sepupunya, meskipun sebagian besar udah gede-gede semua. Tapi, biasanya pestanya Ara akan jadi tontonan orang, karena meski yang ultah bocah kecil, tapi tamunya sebagian besar udah gede semua. Maklum, Ara adalah yang paling kecil di antara mereka. Yang paling tua bahkan bentar lagi mau menikah! Looking forward to that party!